BUDAYA JAWA & PERNIKAHAN

Cara Cewek Memilih Weton Pasangan Sebelum Menikah: Kenali Tradisi Jodoh Jawa

Ditulis oleh CewekPedia ·
Ilustrasi perempuan Jawa dan tradisi weton jodoh sebelum menikah

Bagi sebagian perempuan Jawa, membicarakan pernikahan bukan hanya soal gedung, pakaian pengantin, atau tanggal yang dianggap baik. Ada pula tradisi keluarga yang sering ikut diperhitungkan, salah satunya weton jodoh.

Tidak sedikit calon pengantin perempuan yang penasaran: weton apa yang cocok untuk dirinya? Apakah weton calon suami harus sama? Bagaimana jika hasil hitungan weton menurut keluarga dianggap kurang baik?

Pertanyaan tersebut menarik untuk dibahas karena weton merupakan bagian dari tradisi penanggalan Jawa yang masih dikenal di sejumlah keluarga. Namun, memahami tradisi tidak berarti harus menyerahkan seluruh keputusan pernikahan kepada sebuah hitungan.

Penting untuk diingat: Hitungan weton merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan budaya, bukan metode ilmiah untuk memastikan kebahagiaan atau kegagalan rumah tangga. Artikel ini membahasnya sebagai pengetahuan budaya dan bahan pertimbangan pribadi.

Apa Itu Weton Jodoh dalam Tradisi Jawa?

Weton adalah gabungan hari dalam kalender tujuh hari—Senin sampai Minggu—dengan pasaran Jawa yang terdiri dari Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Dalam tradisi Jawa, weton kelahiran seseorang kerap digunakan dalam berbagai perhitungan adat, termasuk perhitungan jodoh.

Dalam sebagian keluarga, weton calon pengantin laki-laki dan perempuan dihitung menggunakan nilai yang disebut neptu. Hasil penjumlahan atau pengolahan angka tersebut kemudian ditafsirkan berdasarkan metode primbon yang digunakan keluarga atau masyarakat setempat.

Perlu diketahui bahwa tidak semua keluarga memakai cara hitung dan penafsiran yang sama. Karena itu, hasil perhitungan dari satu sumber bisa berbeda dengan sumber lainnya.

Langkah Pertama: Kenali Weton Dirimu Sendiri

Sebelum mencari kecocokan dengan calon suami, perempuan yang ingin memahami tradisi ini dapat memulai dari data kelahirannya sendiri.

  1. Pastikan tanggal, bulan, dan tahun kelahiranmu benar.
  2. Periksa hari kelahiran berdasarkan kalender.
  3. Pastikan pasaran Jawa yang sesuai dengan tanggal tersebut.
  4. Jika hasilnya akan dipakai untuk keperluan adat keluarga, cocokkan dengan kalender Jawa atau tanyakan kepada orang yang memahami tradisi tersebut.

Jangan menebak pasaran hanya berdasarkan ingatan. Kesalahan tanggal atau pasaran bisa menyebabkan hasil hitungan berbeda.

Tabel Neptu Hari dan Pasaran Jawa

Dalam salah satu sistem neptu yang umum dikenal, hari dan pasaran memiliki nilai sebagai berikut.

Nilai neptu hari

  • Minggu: 5
  • Senin: 4
  • Selasa: 3
  • Rabu: 7
  • Kamis: 8
  • Jumat: 6
  • Sabtu: 9

Nilai neptu pasaran

  • Legi: 5
  • Pahing: 9
  • Pon: 7
  • Wage: 4
  • Kliwon: 8

Sebagai contoh, seseorang yang lahir pada hari Senin Legi memiliki nilai neptu 4 + 5 = 9 menurut tabel tersebut. Nilai ini merupakan contoh perhitungan, bukan penilaian apakah seseorang akan menjadi pasangan yang baik atau buruk.

Bagaimana Cara Menghitung Weton Jodoh?

Secara sederhana, langkah awal yang sering dipakai adalah menjumlahkan neptu weton calon perempuan dan calon laki-laki. Setelah itu, hasilnya ditafsirkan menurut metode primbon tertentu.

Contoh perhitungan sederhana

Calon perempuan: Senin Legi = 4 + 5 = 9.

Calon laki-laki: Jumat Kliwon = 6 + 8 = 14.

Jumlah neptu pasangan: 9 + 14 = 23.

Angka 23 di atas hanya menunjukkan cara menjumlahkan nilai neptu. Penafsiran hasilnya harus mengikuti sistem primbon tertentu karena metode dan pembagian kategorinya dapat berbeda.

Sebaiknya jangan langsung menyimpulkan bahwa pasangan cocok atau tidak cocok hanya dari satu angka. Jika keluarga ingin mengikuti tradisi, tanyakan metode yang digunakan dan pahami bahwa hasil tersebut merupakan penafsiran budaya.

Adakah Weton yang Paling Baik untuk Calon Suami?

Dalam pembicaraan tentang primbon, terkadang ada weton atau hasil hitungan yang dianggap membawa makna baik. Namun, tidak tepat jika satu weton langsung disebut sebagai weton terbaik untuk semua perempuan.

Kecocokan menurut tradisi biasanya dihitung dengan mempertimbangkan weton kedua orang, bukan sekadar memilih laki-laki yang lahir pada hari tertentu. Selain itu, tafsir yang digunakan bisa berbeda menurut sumber dan adat keluarga.

Jadi, daripada mencari satu weton yang dianggap sempurna untuk semua perempuan, lebih bijak jika kamu memahami tradisi keluarga sambil tetap menilai kualitas hubungan yang sedang dijalani.

5 Hal yang Lebih Penting Diperiksa Sebelum Memilih Suami

1. Perhatikan cara dia memperlakukanmu

Apakah dia menghargai pendapatmu, menjaga batasan pribadi, dan tetap bersikap baik ketika sedang marah? Sikap sehari-hari memberikan gambaran penting tentang kualitas hubungan.

2. Bicarakan keuangan secara terbuka

Sebelum menikah, diskusikan pendapatan, utang, tabungan, tanggung jawab keluarga, dan cara mengatur pengeluaran. Kesepakatan yang jelas dapat membantu mengurangi konflik di kemudian hari.

3. Pastikan tujuan hidup cukup sejalan

Bahas tempat tinggal setelah menikah, rencana memiliki anak, pekerjaan, pembagian tugas rumah, dan hubungan dengan keluarga besar. Perbedaan tidak selalu menjadi masalah jika bisa dibicarakan dengan sehat.

4. Amati cara menyelesaikan konflik

Setiap pasangan bisa berbeda pendapat. Perhatikan apakah masalah diselesaikan melalui percakapan dan kompromi, atau justru melalui ancaman, penghinaan, dan perilaku yang membuatmu takut.

5. Pastikan keputusan menikah dibuat tanpa paksaan

Kamu berhak mengambil waktu untuk mengenal pasangan dan mempertimbangkan keputusan. Tekanan keluarga, usia, atau hasil hitungan weton tidak seharusnya memaksamu menikah ketika belum siap.

Bagaimana Jika Weton Kalian Dianggap Tidak Cocok?

Bagi sebagian perempuan, hasil hitungan weton yang dianggap kurang baik bisa menimbulkan kecemasan, terlebih jika keluarga sangat memegang tradisi. Dalam situasi seperti ini, cobalah membicarakannya secara tenang.

  • Tanyakan alasan dan metode hitungan yang digunakan keluarga.
  • Dengarkan pandangan orang tua tanpa langsung merasa masa depanmu sudah ditentukan.
  • Diskusikan kualitas hubungan, kesiapan menikah, dan rencana hidup bersama calon pasangan.
  • Jika perlu, libatkan anggota keluarga yang bisa menjadi penengah.
  • Jangan menggunakan hasil weton untuk membenarkan kekerasan atau mengabaikan masalah serius dalam hubungan.

Menghormati tradisi dan mengambil keputusan secara mandiri tidak harus saling bertentangan. Kamu tetap bisa menghargai kebiasaan keluarga sambil mempertimbangkan kenyataan yang kamu alami bersama pasangan.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Weton Jodoh

Apakah weton perempuan harus cocok dengan weton laki-laki?

Dalam keluarga yang mengikuti tradisi hitungan jodoh, kecocokan weton bisa menjadi salah satu pertimbangan adat. Namun, tidak ada bukti ilmiah bahwa hasil hitungan tersebut menentukan keberhasilan pernikahan.

Apakah pasangan dengan weton yang dianggap buruk pasti bercerai?

Tidak. Hasil hitungan weton tidak dapat memastikan seseorang akan bercerai atau mengalami masalah rumah tangga. Hubungan dipengaruhi banyak faktor, termasuk komunikasi, kondisi kehidupan, dan cara pasangan menyelesaikan masalah.

Apakah perempuan boleh mengabaikan hitungan weton?

Setiap orang dan keluarga memiliki pandangan berbeda terhadap tradisi. Kamu bisa mempelajarinya sebagai bagian dari budaya, berdiskusi dengan keluarga, dan membuat keputusan pernikahan berdasarkan pertimbangan yang matang serta tanpa paksaan.

Kesimpulan: Weton Boleh Dikenal, Masa Depan Tetap Dibangun Bersama

Weton jodoh merupakan salah satu tradisi Jawa yang masih diperhatikan oleh sebagian keluarga ketika mempersiapkan pernikahan. Untuk memahaminya, perempuan dapat mempelajari hari, pasaran, nilai neptu, serta cara penafsiran yang digunakan dalam tradisi keluarganya.

Namun, tidak ada satu weton yang dapat dijamin paling baik untuk semua perempuan. Pasangan yang sehat juga membutuhkan rasa hormat, tanggung jawab, keterbukaan, keamanan, dan kesediaan untuk bertumbuh bersama.

Jadi, jika kamu sedang mempersiapkan pernikahan, tidak masalah mempelajari weton sebagai bagian dari budaya. Tetap kenali calon suamimu melalui sikap dan tindakannya, bicarakan masa depan dengan terbuka, dan pastikan keputusan menikah benar-benar menjadi pilihanmu.

Temukan Cerita Lain di CewekPedia 💗

Budaya, hubungan, hiburan, musik, dan ruang ngobrol santai untuk perempuan.

Masuk Ruang Chat Dengarkan Musik Artikel Lainnya